bandar bola – Misi Ke 16 Besar Arsenal Kini Terancam

Arsene Wenger, manajer Arsenal berpendapat jika amat mengecewakan perolehan yang seri 3-3 yg udah didapat timnya di dalam rivalitas Liga Champions lawan Anderlecht, dr Emirates Stadium, Selasa (4/11/2014), bahkan timnya berhasil menang 3-0 lebih dulu. Wenger menyiarkan unsur ini tercipta pencetus timnya lenyap pemfokusan. “Dampak kesudahan yang amat menjengkelkan. Konsentrasi kami kadang buruk sebab kami merasakan telah memenangkan duel. Kami kendati sudahnya kelelahan dan enggak lagi unggul pada persaingan, ” terang Wenger. Arsenal memang sempat memimpin semakin dulu, melalui tembakan Mikel Arteta di spot penalti, di menit ke-25. Arsenal mendapatkan hadiah hukuman tamat Chancel Mbemba melanggar Danny Welbeck menurut wasit.test1

Empat menit berselang, Alexis Sanchez merubah nilai papan skor 2-0. Gol satu bola mati. Sanchez menembak langsung ke arah gawang, hanya saja masih membentur pertahanan Anderlecht. Sanchez kendati menjemput bola liar tersebut dengan tembakan kaki kanan dr pinggir kotak penalti. Bola kendati melenting ke sudut kiri dasar jala kiper Silvio Proto. Arsenal memproduksi gol ketiga oleh Alex Oxlade-Chamberlain pada menit ke-58. Wujud pemain usul Inggris tersebut mengalahkan Proto mempergunakan depakan kaki kanan pada dalam spot penalti. Sekitar 3 menit kemudian, Anderlecht meredakan jarak gol jadi 1-3, melalui Anthony Vanden Borre. Menggunakan umpan atas Andy Kawaya, bek usul Belgia 27 tahun ini melesatkan bola akurat ke tengah gawang.

Setelah tembakan Welbeck di menit ke-69 makbul diantisipasi Proto, sekarang putaran Anderlecht nampi hadiah penalti, gol pun dicetak Vander Borre pada menit ke-73. Penalti ini dikasih selesai Nacho Monreal melanggar Aleksandar Mitrovic. Anderlecht kian mengunci serta akhirnya menciptakan mimpi buruk buat Arsenal. Di dalam injury time, mereka menghasilkan gol ke 3 dengan perantara Mitrovic. Mitkovic meruntuhkan Wojciech Szczesny lewat sundulan, tamat menggunakan sasaran daripada Andy Najar. Kepada hasil ini, Arsenal tersedia pada posisi dua dgn nilai tujuh, kalah 5 poin lawan Borussia Dortmund. Sementara Anderlcht berada pada posisi 3 pada nilai 2, unggul 1 angka daripada skuad Galatasaray. “Ini adalah kinerja fantastis, mempertimbangkan kami sempat tertinggal 0-3. Mencetak dua gol benar-benar luar biasa bagiku, tetapi saya selalu hendak mati-matian, ” omongan Vanden Borre.