Online betting indonesia – Jalan Panjang bagi David Moyes

Jalan paling jauh yang siap ditempuh seseorang bisa jadi bukanlah jalan pulang menuju rumah yg dirindukan atau pun jalan menuju mimpi yg diidam-idamkan. Siap menjadi jalan dalam memperbaiki identitas daripada jejuluk buruk lebih panjang & melelahkan.test1

Awalnya, David Moyes merupakan pendidik yang sempurna menawan. Nggak sempurna, tetapi agak rupawan. Moyes mampu terlaksana belum sempat mengantongi trofi 1 pun, tetapi 11 tahun menangani Everton merupakan tinjauan yg sepadan. Terselip kesan bahwa Moyes mampu memelihara kemantapan satu pasukan, kendati pun itu cuma bergelut di kediaman tengah sepanjang lebih dr satu dekade.

Kesetimbangan tersebut jugalah yang jadi tanda Manchester United menunjuknya jadi manajer trendi pada 2013. Terbiasa ditangani satu manajer sepanjang lebih dari 2 dekade menciptakan United menyampaikan Moyes wasiat enam tahun. Mereka berharap Moyes mampu membuat 1 buah team baru lewat satu buah proses. Tetapi, begitu sederet dampak kurang memuaskan didapat oleh United, enggak ada lagi yang namanya reaksi.

Dampak di lapangan mampu jadi sekutil ditolerir andai aja pertunjukan United menjanjikan. Hanya saja, sudah meraih hasil kurang yahud, tontonan United di tangan Moyes pula terbilang monoton. Alih-alih terlaksana skuad yg main menyerang, United malah terlaksana skuad yang main rigid bin teliti.

Atas enam tahun perjanjian yg diterimanya, Moyes cuma mampu melewati 10 bulan di antaranya. Kepastian United gagal melaju ke Liga Champions musim 2014/2015 membuatnya dipecat.

Juni 2014, di bawah langit cerah Miami, Moyes tampak dgn setelan santai. Dia lumayan menyaksikan laga pertemanan Inggris vs Ekuador tatkala itu & muncul tampak baik-baik aja buatnya.

Ketika dia didepak atas United dua bulan sebelumnya, Moyes saksama memutuskan dalam hilang menjauh. Dia membawa si istri, Pamela, pergi berlibur jauh ke selatan sampai ke Florida untuk menikmati situasi pantai. Sesekali, dia pula tampil main golf dengan kolega-koleganya. Moyes seakan-akan menjalani kehidupan tenang, jauh daripada ingar-bingar tindasan selama 10 bulan sebelumnya.

Bahwa Everton sepeninggal dirinya sekiranya sebagai lebih baik dan pendukung United rela-rela saja dia menghindar, menghasilkan Moyes menjadi sekutil terbengkalai. Apabila diingat, dia akan bertambah diidentikkan di kegagalan United ketimbang di dalam masa 11 tahunnya pada Everton. Sebab nilai setitik di skuad besar, rusaklah susu sebelanga. Moyes jadi stigma negatif & jejuluk “manajer buruk” yang mau tidak mau kudu dia hilangkan.

Masa di mana Moyes tidak bekerja itu gak ubahnya segmen seorang samurai yang baru dipecat tuannya. Untuk keadaan gak bertuan seperti itu, si samurai tidak bertuan (ronin) kemudaratan tujuan –dalam unsur itu melayani tuannya– &, dalam kelanjutannya, pengertian daripada hidupnya.

Diceritakan bagaimana ke-47 orang samurai kehilangan tumpuan ketika si tuan dibunuh. Tujuan mereka berikutnya, dalam akhirnya, yaitu menangkis dendam sang tuan. Ketika dendam tersebut terbayarkan, serta artinya tujuan mereka tercapai, ke-47 ronin tadi kesudahannya sama-sama melaksanakan seppuku.

Di cerpen Rashomon yang ditulis sama Ryunosuke Akutagawa, diceritakan gimana seorang Genin (diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia selaku Samurai Kelas Bawah) gelisah tak kepalang. Bukan apa-apa, dia baru aja dipecat sama tuannya beberapa hari sebelumnya.

Alih-alih bingung, Genin tadinya menyeleksi berteduh di bawah gerbang 1 buah kuil seraya terpukau mengamati menatap. Seraya mengopek-ngopek jerawat dalam mesiu kanannya, sang Genin duduk rileks & mengheningkan gimana nasibnya esok hari. Preferensi di benaknya semata-mata ada satu: kosong dan lalu mati kelaparan.