Sbobet android – Parma meruntuhkan Inter Milan

Inter Milan kudu mau menelan malu kala melawat di markas Parma, yakni Stadio Ennio Tardini, pada hari Sabtu (1/11/2014) Minggu (2/11) waktu dini hari WIB. Pada perkelahian tersebut, Nerazzurri digilas tuan rumah untuk skor 0-2, yang memaksa club belaan Walter Mazzarri tersebut bertahan di susunan papan tengah dalam Serie-A. dalam catatan poin sementara ini, Inter sudah makbul mengoleksi 15 poin dalam 10 pertarungan yg sudah dimainkan, tamat cuma menggondol 4 keunggulan juga 3 kali perolehan seri serta 3 kali kalah. Sementara Parma, tambahan 3 angka ini belum bisa membawa mereka bagi degradasi, penyebab tetap menduduki peringkat 18 dan koleksi 6 angka, hasil di dalam 2 kali unggul.test1

Tim Parma, yang udah mengangkat 8 kegagalan di dalam awal musim, memulai pertarungan dgn rada menjanjikan. Jangka duel masih melintas 5 menit, mereka berhasil menggetarkan jala Inter melalui kelakuan Paolo De Ceglie, usai menggalakkan umpan silang daripada Andrea Rispoli. Gol kilat tersebut menjadikan tiap-tiap punggawa Parma kian berkeyakinan diri, & mereka kendati terus saja melepaskan intimidasi di dalam si tamu. Antonio Cassano pula sempat hampir menggempur gawang klub terdahulunya tersebut, ketika merubah haluan bola atas sepak terjang sudut, akan tetapi masih aja menyamping. Sampai ketika turun minum, kondisi selalu pada 1-0.

Di ronde dua, Inter pun berusaha untuk menguasai jalannya rivalitas demi mengikuti ketertinggalan. Statistik mencatat, Nerazzurri menumpaskan bola pada 70 persen. Namun usaha dari Nemanja Vidic beserta, kawan-kawan tengah gak berdampak gol, malah gawang merekalah yg lagi-lagi jebol. Pada menit ke-76, skuat Parma menaikkan keunggulan dengan perantara gol daripada De Ceglie. Cassano memulai terciptanya gol itu, tendangan dr mantan pemain daripada AS Roma ini tidak cukup unggul ditepis sama Samir Handanovic, kiper Inter oleh karena itu De Ceglie sukses me-rebound-nya, & sukses mendirikan gol ke-2 di kompetisi tersebut. Papan skor menampilkan 2-0 sampai dgn rivalitas rampung. Bagaimanapun pula, sepertinya Inter Milan harus mau mengakui keunggulan dari Parma untuk pertentangan tersebut.