Tag Archives: Alberto Moreno dan Markovic

vidio sepak bola – Tembok Jelek \\\\\\\’Si Merah\\\\\\\’ Memudahkan Sepak-terjang Basel

Penantian Liverpool bakal Liga Champions kesudahannya terkikis sedikit demi sedikit. Daripada dahulu mereka udah kesulitan menahan lawan “mudah” menyerupai Ludogorets, malahan club bertabur bintang, Real Madrid.test1

Tadi malam mereka pun harus susut tahta pada “Liga Malam Jumat”, Liga Europa, setelah hanya main draw 1-1 dgn juara Swiss, Basel.

Liverpool benar-benar mengidamkan kemenangan dalam terlepas ke babak 16 besar. Namun sepakan Fabian Frei dalam menit ke-25 justru merintis mimpi buruk mereka. Jalan Liverpool makin terjal ketika duel udah berjalan satu jam. Lazar Markovic, yang baru masuk di episode ke dua menggantikan Rickie Lambert, mesti diusir sama wasit Bjorn Kuipers.

Satu gol sepak terjang bebas daripada Steven Gerrard di menit ke-81 pernah menghidupkan hasrat Liverpool, namun tetapi masalah tersebut gak cukup untuk menyelamatkan The Reds ke episode perdelapanfinal.

Gerrard, yg diistirahatkan akhir pekan yg lalu, balik dipasang sebagai starter sama Brendan Rodgers. Mengingat niat bagi menang, sang kapten diberi keikutsertaan yg kian menyerang serta ditempatkan dalam belakang striker, Lambert.

Menandakan itu menjauhi Joe Allen & Lucas di kondisi di depan 4 bek, dengan Jordan Henderson & Raheem Sterling dalam sisi kanan serta kiri. Dengan struktur tokoh sebagaimana tersebut, suguhan melebar pula tampak hendak memerankan kunci untuk dua fullback mereka.

Sedangkan persatuan skuad tamu, mereka hanya membutuhkan kinerja seri utk luput (dgn sangkaan Ludogorets tidak hendak menang besar mengelakkan Madrid – yg tampaknya tidak butuh berbesar peluang).

Bek berpengetahuan usul Argentina, Walter Samuel, disimpan dalam bangku cadangan & baru bermain pada sesi kedua. Gelandang Chile, Marcelo Diaz, serta striker muda, Bre’ el Embolo, juga bernasib sama secara Samuel.

Pendidik Paulo Sousa benar-benar laksana menginstruksikan timnya dalam taksiran bertahan di babak pertama ini. Dengan memercayakan banyak pemain muda, mereka pasti berhajat dalam mempertontonkan permainan klise pada sepakbola saat kru sedang berkunjung di kandang lawan: serangan balik. Meskipun yang terjadi justru sebaliknya, ia dianggap sudah berhasil meladeni permainan Liverpool yang sebagaimana tanpa arah.

The Kop Terlambat Bergolak

Dalam sesi mula-mula Liverpool berjuang dalam mengatur peluang, walau demikian sejumlah kesempatan mereka senantiasa tampak tergesa-gesa. Walakin dalam putaran tersebut mereka makin membendung bola (sekitar 56%), mereka gak sering mengunjungi tameng Basel.

Lambert serupa striker tunggal terlihat tersangkut sendirian & hampir enggak mendapatkan dukungan. Di babak mula-mula itu Liverpool benar-benar bermain jelek dan sama sekali tdk memiliki peluang emas.

Ini ditunjukkan dengan total operan pada kawasan tambak lawan. Meskipun poin yang dicetak cukup besar, yakni 80 operan, akan tetapi cuma 45 operan yg berjaya tepat sasaran. Jika dipandang lebih rinci pula, operan mereka yang menyatroni arah tengah (pergi ke Lambert) serta ke dalam tempat penalti hampir senantiasa tidak berhasil.

Begitupun dengan jumlah tembakan pada gawang. Liverpool hanya sanggup menyusun 3 lesakan dgn dua di antaranya tepat sasaran, itupun dua-duanya jatuh tepat di tengah-tengah dekapan kiper. Bandingkan dgn Basel yang di episode mula-mula sukses menobatkan 7 sepakan.

Performa mereka betul-betul segar sehabis diturunkan minum. Alberto Moreno dan Markovic dimasukkan buat menaikkan kecepatan. Jumlah operan pada pertahan Basel kendati bertambah, dengan 90 operan (64 di antaranya tepat sasaran). Tetapi selesai Markovic diusir, comeback tampak semakin menjadi fatamorgana bagi “Si Merah”.