Tangkasnet casino – Transparansi FIFA Biang masalah

Sejumlah petinggi daripada FIFA dimintai biar lebih meninggikan transparansi supaya sejumlah kesulitan yg ada di dalam badan terkenal sepak bola dunia tersebut, semisal rabaan suap terhadap pemenangan Rusia serta Qatar memerankan tuan rumah dalam Piala Dunia 2018 bersama 2022, sanggup cepat terselesaikan. Pengumuman yang hadir dr Ketua Dewan Investigasi Komite Etik FIFA, Michael Garcia, tersebut terlontar pada programa World Summit on Ethics in Sports pada Zurich, di dalam hari Jumat (19/9/2014). Garcia berpendapat jika pihaknya menyebrangi kesulitan dalam menyurvei sejumlah kejadian itu pencetus minimnya saksi kelompok terkait yg mana diduga turut terlibat.test1

“Prinsip FIFA yaitu pedoman yg berperangai kuat serta kudu diimplementasikan pada jalan adil dan global beserta jalan ini juga wajib menuju di dalam suatu unsur yg lainnya. Tujuannya yaitu demi menanamkan pandangan di dalam reaksi itu, ” terang Garcia. “Akan tetapi, di dalam sejumlah skandal tertentu, kelompok umum pun juga kudu ada kepercayaan pula jika prosedur tersebut pula bekerja dalam cara yg adil, ” lanjutnya.

Secara semakin lanjut, Garcia yang mana juga seorang pendakwa psda zona New York, Amerika Serikat, , menyembulkan jika gedung advokat Manhattan dalam kala ini dinilai menyandang reputasi yg terkemuka di dalam Negeri Paman Sam. Unsur itu menurutnya, tercipta sebab mereka makin memusatkan adanya transparansi kemudian menggondol keyakinan besar publik. “Kami punya pedoman serta langkah pidana kuat dan kami pula punya track record yang baik. Aku pun was-was bahwa kami dapat nampi pandangan sebagaimana ini bila tak mampu umumkan dakwaan dengan jelas, ” aku Garcia.

“Saya pun juga was-was terkait kami yg sanggup mendapatkan kepecayaan kalau satu-satunya komentar pada prosedur ini tertuang hanyalah di kerangka nama maupun kata2x, menyerupai halnya pada suatu rilis media: Joe Smith dihukum 20 tahun sebab melanggar Kode Etik Amerika Serikat 1922. ” “Tampaknya akan terdapat dukungan publik yg sanggup jadi segelintir keterangan. Jadi dari sisi saya, yg dibutuhkan kala ini ialah transparansi semakin besar pada prosedur, transparansi pada dakwaan, putusan ataupun dasar atas dekrit, juga terus mengatasi hak atas setiap orang. ”